Hujan Turun di Tebo, Warga Lega Kabut Asap Mulai Berkurang

Ilustrasi hujan mengguyur wilayah kabupaten Tebo.
TEBO — Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Tebo, Jambi, Jumat, 2 September 2026, disambut penuh rasa syukur oleh masyarakat.
Turunnya hujan menjadi angin segar bagi warga setelah selama beberapa pekan harus beraktivitas di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Ahmad, warga Kecamatan Tebo Tengah, mengaku kondisi udara terasa lebih nyaman setelah hujan turun.
“Alhamdulillah, turun hujan,” ujar Ahmad, Jumat, 2 September 2026.
Ia berharap hujan yang turun dapat membantu membersihkan udara dari kabut asap yang selama ini mengganggu aktivitas masyarakat.
“Mudah-mudahan tidak ada lagi kabut asap,” katanya.
Kabut asap akibat Karhutla sebelumnya menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Tebo. Kondisi tersebut bahkan sempat membuat kualitas udara berada pada kategori sangat tidak sehat.
Situasi itu turut berdampak terhadap aktivitas pendidikan. Pemerintah Kabupaten Tebo telah beberapa kali mengeluarkan Surat Edaran yang menginstruksikan pelaksanaan pembelajaran secara daring sebagai langkah untuk mengurangi dampak buruk kabut asap terhadap peserta didik.
Tercatat, instruksi pembelajaran daring tersebut telah diterbitkan sebanyak empat kali selama kondisi kabut asap terjadi.
Kini, turunnya hujan diharapkan dapat membantu mengurangi kabut asap sekaligus menekan titik api yang masih berpotensi muncul akibat Karhutla.
Warga pun berharap kondisi cuaca membaik sehingga kualitas udara kembali normal dan aktivitas masyarakat di Kabupaten Tebo dapat berlangsung seperti biasa.***