Udara Muara Tebo Kembali Tidak Sehat, AQI 192 dan PM2.5 Tembus 114,7 µg/m³

Tampak wilayah Kabupaten Tebo diselimuti kabut asap.
Kabartebo.com – Kualitas udara di wilayah Kabupaten Tebo kembali berada pada level mengkhawatirkan. Pemantauan IQAir pada Sabtu, 5 September 2026 sekitar pukul 20.00 WIB mencatat Indeks Kualitas Udara (AQI⁺ US) berada di angka 192, dengan kategori “Tidak Sehat”.
Data pemantauan IQAir menunjukkan polutan utama yang mendominasi adalah PM2.5, dengan konsentrasi mencapai 114,7 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Selain PM2.5, konsentrasi PM10 tercatat 171 µg/m³, nitrogen dioksida (NO₂) sebesar 29 µg/m³, sulfur dioksida (SO₂) 2 µg/m³, dan karbon monoksida (CO) mencapai 799,2 µg/m³.
IQAir juga mencatat konsentrasi PM2.5 tersebut sekitar 22,9 kali nilai panduan tahunan PM2.5 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Kondisi ini menunjukkan partikel polutan berukuran sangat kecil masih menjadi persoalan serius di udara Kabupaten Tebo. PM2.5 dapat masuk jauh ke dalam sistem pernapasan sehingga peningkatan konsentrasinya menjadi perhatian, terutama bagi kelompok rentan.
Berdasarkan pemantauan IQAir, masyarakat dianjurkan menghindari aktivitas olahraga di luar ruangan, menutup jendela untuk mengurangi masuknya udara tercemar, menggunakan masker ketika berada di luar ruangan, serta menggunakan pembersih udara di dalam ruangan bila tersedia.
IQAir juga mencatat data pemantauan Muara Tebo berasal dari stasiun yang dikaitkan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Indonesia.
Situasi kualitas udara tersebut kembali menjadi perhatian di tengah persoalan kabut asap dan kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Jambi.
Sumber: IQAir.com, pemantauan kualitas udara Muara Tebo, 5 September 2026.