Sore Ini, Kualitas Udara di Muara Tebo Sangat Tidak Sehat, PM2.5 Capai 161,5 µg/m³

Pantauan kualitas udara di Kabupaten Tebo Provinsi Jambi.(Iqair.com)
TEBO — Kualitas udara di sekitar Kabupaten Tebo, Muara Tebo, pada Senin (15/9) sore berada dalam kategori sangat tidak sehat. Berdasarkan pemantauan kualitas udara pada pukul 15.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI⁺) tercatat mencapai 237 dengan polutan utama berupa partikel halus PM2.5.
Konsentrasi PM2.5 tercatat sebesar 161,5 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Angka tersebut disebut mencapai 32,3 kali lipat dari nilai pedoman tahunan PM2.5 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Selain PM2.5, konsentrasi PM10 juga tergolong tinggi, yakni mencapai 223 µg/m³. Sementara itu, parameter polutan lainnya tercatat sebesar 21 µg/m³ untuk nitrogen dioksida (NO₂), 2 µg/m³ untuk sulfur dioksida (SO₂), dan 653 µg/m³ untuk karbon monoksida (CO).
Dengan AQI⁺ sebesar 237, kondisi udara tersebut masuk kategori sangat tidak sehat. Paparan udara dengan tingkat polusi seperti ini dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan atau penyakit jantung.
Masyarakat di wilayah terdampak disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama aktivitas fisik yang berat. Penggunaan masker yang mampu menyaring partikel halus juga dapat dipertimbangkan ketika harus beraktivitas di luar ruangan.
Kondisi kualitas udara tersebut menunjukkan perlunya kewaspadaan masyarakat dan pemantauan secara berkala, terutama apabila konsentrasi PM2.5 dan PM10 tetap tinggi dalam beberapa jam ke depan.
Data kualitas udara dalam berita ini merujuk pada pemantauan pukul 15.00 WIB, 15 September, dengan AQI⁺ sebesar 237.