Kabar Tebo

Kabar Tebo

  • Peristiwa
  • Sorot
  • Institusi
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Foto
  • Video
  • Beranda
  • Sorot
  • Tebo

Sekitar 8.000 KK di Tebo Kehilangan Bansos, Diduga Tergeser ke Desil Lebih Tinggi

Oleh Tebo Kito
September 08, 2026

Ilustrasi/AI. 

TEBO
— Perubahan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kabupaten Tebo berdampak langsung terhadap penerima bantuan sosial. Sekitar 8.000 kepala keluarga (KK) dilaporkan kehilangan bansos setelah status mereka berubah dari kelompok Desil rendah ke Desil yang lebih tinggi.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Tebo, Arif Haryoko, mengatakan perubahan tersebut terjadi seiring pemutakhiran data DTSEN oleh pemerintah pusat.

Berdasarkan sistem DTSEN Kabupaten Tebo, saat ini terdapat 121.006 keluarga dengan 374.852 individu yang masuk dalam basis data.

Sementara jumlah warga yang berada pada Desil 1 hingga 4 per 15 Agustus 2026 tercatat 154.891 jiwa. Angka tersebut turun 16.137 jiwa dibandingkan data Desember 2025 yang mencapai 171.128 jiwa.

Namun, penurunan jumlah warga pada Desil 1-4 tidak sepenuhnya berarti masyarakat keluar dari kemiskinan. Sebagian data mengalami perpindahan ke kelompok Desil yang lebih tinggi.

“Bahkan ada di antara itu Desil 1 sampai 5 itu berubah menjadi Desil 6 sampai dengan 10,” ujar Arif.

Desil Naik, Bansos Bisa Hilang

Arif menjelaskan perubahan status Desil merupakan hasil pemutakhiran dan penilaian sistem pemerintah pusat. Ketika keluarga bergeser ke Desil 6-10, mereka berpotensi tidak lagi masuk dalam kelompok penerima sejumlah bantuan sosial.

Di Kabupaten Tebo, kelompok Desil 6 sampai 10 saat ini tercatat sebanyak 48.070 keluarga.

Menurut Arif, salah satu indikator yang dapat memengaruhi perubahan status dalam sistem berkaitan dengan aktivitas transaksi atau penggunaan rekening.

“Termasuk mungkin yang berubah Desil tadi, terus masuk judol, termasuk pinjaman-pinjaman. Kalau kita bayar misalnya untuk angsuran itu berbunyi. Bansos kan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok,” ungkapnya.

Meski demikian, Arif menegaskan penetapan Desil merupakan kewenangan pemerintah pusat, bukan pemerintah daerah.

Warga Bisa Ajukan Perubahan Data

Bagi masyarakat yang merasa kondisi ekonominya tidak sesuai dengan status Desil dalam DTSEN, pemerintah memberikan ruang untuk melakukan pengusulan ulang.

Warga dapat melapor melalui Dinas Sosial dan PPA, pemerintah desa, maupun pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk dilakukan penginputan dan pengusulan kembali.

Untuk proses tersebut, warga diminta melengkapi sejumlah dokumen, antara lain koordinat rumah, foto bagian depan rumah, bagian tengah rumah, serta foto WC atau kamar mandi.

Selanjutnya, pendamping PKH akan melakukan verifikasi dan asesmen langsung ke rumah warga. Proses perubahan data membutuhkan waktu dan diperkirakan berlangsung hingga Desember 2026.

Arif meminta masyarakat yang merasa tidak mampu namun mengalami kenaikan Desil agar tidak pasif.

“Kalau mereka tidak mengusulkan gimana kita mau tahu. Kalau tidak komplain kan berarti artinya sudah sejahtera, kan gitu logikanya,” katanya.

Perubahan DTSEN ini pun menjadi perhatian karena menyangkut langsung akses ribuan keluarga terhadap bantuan sosial. Pemerintah daerah kini mendorong warga untuk aktif memastikan data sosial ekonominya sesuai dengan kondisi sebenarnya.***

Tags:
  • Sorot
  • Tebo
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal
Popular
  • Nyaris Terjun dari Jembatan Batanghari Tebo, Perempuan 32 Tahun Diselamatkan Polisi

    September 22, 2026
    Nyaris Terjun dari Jembatan Batanghari Tebo, Perempuan 32 Tahun Diselamatkan Polisi
  • Diduga Rem Blong, Mobil Fuso Tabrak Warung Bakso di KM 3 Jalan Tebo-Bungo

    September 20, 2026
    Diduga Rem Blong, Mobil Fuso Tabrak Warung Bakso di KM 3 Jalan Tebo-Bungo
  • Mencuri Motor di Dharmasraya, Dua Terduga Pelaku Dibekuk di Tebo

    September 22, 2026
    Mencuri Motor di Dharmasraya, Dua Terduga Pelaku Dibekuk di Tebo
  • Baru Sehari Dicor Sudah Retak, PUPR Tebo Soroti Dugaan Masalah Mutu Jalan Tuo Ilir

    September 18, 2026
    Baru Sehari Dicor Sudah Retak, PUPR Tebo Soroti Dugaan Masalah Mutu Jalan Tuo Ilir
  • Ini Agenda Bupati dan Wabup Tebo Hari Ini, Senin, 21 September 2026

    September 20, 2026
    Ini Agenda Bupati dan Wabup Tebo Hari Ini, Senin, 21 September 2026
Kabartebo
Legal & Privacy
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
Informasi
  • Redaksi
  • Sitemap
Karir
  • Wartawan
Copyright © 2026 Kabartebo. All rights reserved.
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo