Ketua TP PKK Tebo Dorong Kelompok Usaha Perempuan Desa Naik Kelas
![]() |
| Ketua TP PKK Kabupaten Tebo, Nur Chasanah Nazar, S.P., M.M.. |
TEBO – Upaya memperkuat pemberdayaan perempuan di tingkat desa terus didorong Pemerintah Kabupaten Tebo. Salah satunya melalui pengembangan kelompok usaha perempuan yang diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi keluarga.
Ketua TP PKK Kabupaten Tebo, Nur Chasanah Nazar, S.P., M.M., menghadiri kegiatan Satu Desa Kelompok Usaha Perempuan Tahun 2026, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Sosial Kabupaten Tebo dan menjadi salah satu langkah untuk membuka ruang yang lebih luas bagi perempuan desa dalam mengembangkan potensi serta keterampilan yang dimiliki.
Melalui kelompok usaha, perempuan diharapkan tidak hanya menjadi pelaku kegiatan ekonomi, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas dan memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, Nur Chasanah Nazar mendorong agar kelompok usaha perempuan di setiap desa tidak berhenti pada pembentukan kelompok semata.
![]() |
| Foto bersama. |
Menurutnya, kelompok usaha perlu dikelola secara aktif, kreatif dan berkelanjutan dengan memanfaatkan potensi serta sumber daya yang tersedia di masing-masing desa.
Potensi lokal, keterampilan masyarakat dan kreativitas perempuan dinilai dapat menjadi modal penting dalam mengembangkan usaha yang memiliki nilai ekonomi.
“Kelompok usaha perempuan harus terus bergerak, kreatif dan mampu memanfaatkan potensi yang ada di desa masing-masing,” menjadi salah satu pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Program Satu Desa Kelompok Usaha Perempuan diharapkan dapat menjadi ruang bagi perempuan untuk meningkatkan keterampilan sekaligus membuka peluang ekonomi baru.
Jika dikelola secara konsisten dan berkelanjutan, keberadaan kelompok usaha perempuan di desa diharapkan dapat memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
Pemberdayaan perempuan pun tidak hanya berbicara mengenai aktivitas kelompok, tetapi juga bagaimana perempuan memiliki kesempatan untuk berkembang, produktif dan berperan lebih besar dalam menggerakkan perekonomian desa.***

