Kasus ISPA Terus Bertambah di Tebo, Dinkes Minta Warga Tak Abaikan Gangguan Pernapasan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo, dr. Riana Elisabeth, MKM, SpKKLP.
Kabartebo.com – Kabut asap yang masih terjadi di Kabupaten Tebo menjadi perhatian Dinas Kesehatan. Di tengah kondisi udara yang belum sepenuhnya membaik, kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih terus ditemukan di berbagai wilayah pelayanan kesehatan.
Berdasarkan Laporan Harian Kasus ISPA Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo Tahun 2026, sebanyak 1.143 kasus baru tercatat dalam periode 30 Agustus hingga 6 September 2026.
Jika digabungkan dengan akumulasi kasus minggu pertama hingga minggu ke-34 sebanyak 19.301 kasus, maka total kasus ISPA yang tercatat di 20 Puskesmas hingga periode tersebut mencapai 20.444 kasus.
Catatan harian menunjukkan kasus masih bergerak naik-turun. Pada 1 September menjadi salah satu hari dengan angka tertinggi, yakni 226 kasus. Sehari sebelumnya tercatat 109 kasus, sementara pada 2 dan 3 September masing-masing terdapat 165 kasus.
Pada 4 September tercatat 147 kasus, kemudian 95 kasus pada 5 September dan kembali menjadi 104 kasus pada 6 September. Sebelumnya, pada 30 Agustus terdapat 132 kasus.
Sebaran Kasus Tak Hanya di Satu Wilayah
Tingginya kasus ISPA tidak terkonsentrasi pada satu wilayah saja. Sejumlah Puskesmas mencatat angka kumulatif yang cukup tinggi sepanjang periode pencatatan.
Puskesmas Pulau Temiang berada di posisi teratas dengan 2.523 kasus. Berikutnya Puskesmas Tuo Pasir Mayang 2.480 kasus dan Puskesmas Rimbo Bujang IX sebanyak 2.405 kasus.
Kemudian Puskesmas Rimbo Bujang II mencatat 1.773 kasus dan Puskesmas Mengupeh sebanyak 1.464 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo, dr. Riana Elisabeth, MKM, SpKKLP, mengatakan peningkatan kasus ISPA menjadi perhatian pihaknya, terlebih di tengah kondisi kabut asap.
Menurutnya, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan ketika kondisi udara mulai memburuk dan kabut asap semakin pekat.
“Jumlah ISPA di Kabupaten Tebo setiap harinya meningkat. Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara, terutama ketika kabut asap mulai pekat,” ujarnya.
Jangan Tunggu Kondisi Memburuk
Dinkes mengingatkan masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah agar menggunakan masker, memperbanyak konsumsi air putih, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara sedang tidak baik.
Perhatian lebih juga perlu diberikan kepada anak-anak, lansia dan masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.
Riana meminta masyarakat segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami batuk berkepanjangan, sesak napas, demam atau keluhan kesehatan lainnya.
“Jika mengalami batuk berkepanjangan, sesak napas, demam atau keluhan kesehatan lainnya, segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat,” katanya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo, lanjutnya, terus memantau perkembangan kasus melalui seluruh Puskesmas.
“Data kasus ISPA menjadi salah satu indikator yang terus kami perhatikan di tengah kondisi kabut asap saat ini,” pungkasnya.***