Kabut Asap Tebo Mulai Surut, AQI Turun ke 142, Tapi Udara Belum Aman
![]() |
| Pantauan kualitas udara di Kabupaten Tebo. (IQAir.com) |
TEBO – Kabar sedikit melegakan datang dari langit Kabupaten Tebo. Kabut asap yang dalam beberapa hari terakhir menyelimuti wilayah ini mulai berkurang. Kualitas udara pun perlahan membaik, meski belum bisa disebut sehat sepenuhnya.
Data pemantauan kualitas udara di sekitar Kabupaten Tebo, Muara Tebo, Senin (14/9/2026) pukul 07.00 WIB, menunjukkan AQI⁺ berada di angka 142 dengan kategori “Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif”.
Angka ini turun cukup jauh dibanding beberapa hari sebelumnya yang sempat menembus level AQI di atas 200 atau kategori “Tidak Sehat”.
Namun, jangan buru-buru merasa aman.
Di balik turunnya angka AQI, PM2.5 masih tercatat 52 µg/m³. Konsentrasi partikel halus ini masih sekitar 10,4 kali nilai panduan tahunan WHO.
Polutan lain yang terpantau yakni PM10 sebesar 134 µg/m³, NO₂ 23 µg/m³, SO₂ 2 µg/m³, dan CO 285,5 µg/m³.
Artinya, udara Tebo memang mulai lebih baik, tetapi belum sepenuhnya bersih.
Kelompok masyarakat yang sensitif terhadap polusi udara tetap perlu berhati-hati. Anak-anak, lansia, serta warga dengan kondisi pernapasan tertentu sebaiknya membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara kembali memburuk.
Penurunan AQI menjadi 142 patut diapresiasi sebagai perkembangan positif. Tetapi kondisi ini juga mengingatkan bahwa persoalan kabut asap belum selesai hanya karena langit mulai terlihat lebih cerah.
Sebab, selama sumber asap dan titik panas masih muncul di wilayah Tebo dan sekitarnya, udara sehat belum bisa dianggap sebagai cerita yang sudah selesai.
Kabutnya boleh menipis. Asapnya boleh berkurang. Tapi kewaspadaan jangan ikut menghilang.***
