Jelang HUT ke-81 TNI, Personel TNI-Polri hingga Pelajar Bersihkan Pasar Bungur
BUNGO – Kawasan Pasar Bungur, Kabupaten Bungo, dipenuhi semangat kebersamaan, Sabtu (19/9/2026). TNI bersama Polri, pemerintah daerah, pelajar hingga masyarakat turun langsung membersihkan lingkungan pasar dalam kegiatan “Gerakan TNI Peduli Sampah.”
Aksi tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI. Tak sekadar kegiatan seremonial, para peserta terlihat bersama-sama memungut sampah dan membersihkan sejumlah titik yang berada di kawasan pasar.
Keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa persoalan kebersihan lingkungan membutuhkan peran bersama. Pasar sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat pun perlu dijaga agar tetap bersih, nyaman dan sehat.
Komandan Kodim 0416/Bute, Letkol Inf. Yudi Susilo Yudhanto, S.E., M.P.A., mengatakan kepedulian terhadap lingkungan harus dibangun melalui kebiasaan yang dilakukan secara bersama-sama.
“Menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Melalui kegiatan ini, kami mengajak masyarakat untuk terus membudayakan semangat gotong royong,” kata Dandim.
Menurutnya, aksi bersih lingkungan menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga kebersihan tidak dapat hanya mengandalkan petugas. Kesadaran untuk membuang dan mengelola sampah dengan baik juga perlu tumbuh dari setiap individu.
Dandim turut memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari personel TNI dan Polri, Forkopimda, OPD, pelajar hingga masyarakat yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Ia menilai kebersamaan berbagai unsur tersebut menjadi gambaran nyata sinergi dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.
Semangat yang dibawa melalui Gerakan TNI Peduli Sampah di Pasar Bungur diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Kebersihan lingkungan diharapkan dapat menjadi kebiasaan bersama sehingga kawasan publik tetap nyaman bagi pedagang maupun masyarakat yang datang beraktivitas.***
