Jelang FASI, MTsN 1 Tebo Intensifkan Pembinaan Peserta Lomba Cerita Islami
![]() |
| Ilustrasi persiapan menghadapi FASI. |
TEBO — Menjelang pelaksanaan Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu mendatang, MTsN 1 Tebo terus mematangkan persiapan para peserta didiknya yang akan menjadi utusan dalam ajang tersebut.
Salah satu cabang yang mendapat perhatian khusus yakni Lomba Cerita Islami. Persiapan dilakukan melalui latihan intensif yang dipusatkan di Aula MTsN 1 Tebo, Rabu (9/9/2026).
Dalam sesi pembinaan tersebut, para peserta mendapatkan pendampingan langsung dari dua guru, Tri Hartini, S.Pd. dan Selvia Anggraini, S.Pd. Keduanya memberikan arahan secara detail untuk meningkatkan kualitas penampilan peserta.
Bukan hanya menghafal materi cerita, peserta juga dilatih menguasai berbagai aspek pendukung penampilan, mulai dari artikulasi, intonasi, ekspresi wajah, gestur tubuh hingga penguasaan panggung.
Latihan tersebut diarahkan agar setiap pesan moral dan nilai dakwah yang terkandung dalam cerita dapat disampaikan secara jelas serta mampu menggugah perhatian para pendengar.
Tri Hartini mengatakan, lomba Cerita Islami membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan menghafal teks. Peserta harus mampu menghayati karakter dan membangun komunikasi dengan penonton.
“Lomba Cerita Islami tidak hanya menuntut hafalan teks, tetapi juga penghayatan karakter dan kemampuan menyentuh emosi pendengar. Melalui latihan rutin di aula ini, kami membimbing anak-anak agar tampil percaya diri, fasih, dan siap memberikan penampilan terbaik pada hari Sabtu besok,” ujar Tri Hartini.
Dalam proses pembinaan, terdapat sejumlah aspek yang menjadi perhatian utama para pendamping.
Pertama, penguasaan alur cerita dan pesan moral. Peserta diarahkan agar mampu menyampaikan kisah sejarah maupun keteladanan secara runtut, komunikatif dan tetap mengandung nilai-nilai dakwah.
Kedua, teknik vokal dan intonasi. Peserta terus mengasah kejelasan artikulasi serta kemampuan mengatur tinggi-rendah dan dinamika suara sesuai dengan suasana cerita.
Ketiga, penjiwaan dan ekspresi. Gerakan tubuh, tatapan mata serta mimik wajah dilatih agar mampu mendukung karakter tokoh dan suasana yang dibawakan.
Dengan pembinaan yang dilakukan secara intensif serta dukungan dari pihak madrasah, kontingen Cerita Islami MTsN 1 Tebo diharapkan semakin siap menghadapi kompetisi.
Pihak madrasah pun optimistis para peserta mampu menunjukkan penampilan terbaik dan membawa nama baik MTsN 1 Tebo pada perhelatan FASI mendatang.***
Sumber: https://mtsn1tebo.mdrsh.id/
