Hujan Turun di Tebo, Kabut Asap Tak Kunjung Sirna, Warga Keluhkan Mata Perih dan Sesak Napas

Wilayah Kabupaten Tebo saat diselimuti kabut asap.
TEBO – Hujan sempat mengguyur sejumlah wilayah Kabupaten Tebo, Jambi, Minggu (20/9/2026). Namun, turunnya hujan dalam waktu singkat belum membuat kabut asap yang menyelimuti wilayah tersebut benar-benar menghilang.
Di Kecamatan Tebo Tengah, kabut asap masih terlihat pekat. Jarak pandang disebut warga ikut terganggu, sementara aktivitas di luar rumah menjadi kurang nyaman akibat kondisi udara yang masih dipenuhi asap.
“Hujan cuma sebentar, kabut asapnya masih bertahan,” ujar Roni, warga Tebo Tengah, Minggu (20/9/2026).
Menurut Roni, kondisi kabut asap hari ini masih relatif sama dengan hari sebelumnya. Asap terlihat menggantung di udara dan mulai menimbulkan keluhan pada mata.
“Masih seperti kemarin. Kabut asapnya pekat dan jarak pandang terganggu. Mata juga sudah sangat perih,” katanya.
Keluhan lain datang dari Ahmad, warga lainnya. Ia mengaku paparan asap tidak hanya membuat mata terasa perih, tetapi juga memengaruhi kenyamanan bernapas.
“Napas juga terasa sesak,” ungkapnya.
Tiga Kali Surat Edaran Bupati
Kondisi kabut asap yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir sebelumnya telah direspons Pemerintah Kabupaten Tebo dengan menerbitkan tiga kali Surat Edaran Bupati.
Kebijakan tersebut mengatur pelaksanaan pembelajaran secara daring bagi peserta didik mulai dari PAUD, TK, SD hingga SMP sederajat sebagai langkah antisipasi terhadap dampak buruk kualitas udara.
Dengan pembelajaran dilakukan dari rumah, siswa diharapkan dapat mengurangi paparan langsung terhadap udara yang tercemar selama kondisi belum kembali aman.
Namun, hujan singkat yang kembali mengguyur Tebo pada Minggu pagi belum membawa perubahan signifikan terhadap kondisi kabut asap.
Warga pun berharap hujan turun lebih lama dan merata sehingga asap dapat berkurang. Mereka juga meminta masyarakat tetap memperhatikan kondisi kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.***