Harga TBS Sawit Tebo Periode 25 September–1 Oktober 2026, Tertinggi Rp3.908 per Kg
TEBO – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Tebo, Jambi, untuk periode 25 September hingga 1 Oktober 2026 ditetapkan berdasarkan kelompok umur tanaman.
Data yang dirilis Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Perikanan Kabupaten Tebo menunjukkan, harga TBS untuk tanaman usia 3 tahun berada di level Rp3.242,37 per kilogram. Harga tersebut kemudian meningkat seiring bertambahnya umur tanaman.
Untuk tanaman berusia 4 tahun, harga TBS ditetapkan Rp3.425,63 per kilogram. Sementara usia 5 tahun mencapai Rp3.505,09 per kilogram dan usia 6 tahun sebesar Rp3.600,61 per kilogram.
Kenaikan berlanjut pada tanaman usia 7 tahun dengan harga Rp3.683,49 per kilogram. Sedangkan TBS usia 8 tahun berada di angka Rp3.739,28 per kilogram.
Adapun tanaman sawit usia 9 tahun dihargai Rp3.825,17 per kilogram. Harga tertinggi berlaku untuk kelompok tanaman berusia 10 hingga 20 tahun, yakni Rp3.908,44 per kilogram.
Setelah mencapai kelompok harga tertinggi tersebut, harga kembali mengalami penurunan pada tanaman yang lebih tua. TBS usia 21 tahun tercatat Rp3.847,20 per kilogram, usia 22 tahun Rp3.757,58 per kilogram, usia 23 tahun Rp3.720,47 per kilogram, usia 24 tahun Rp3.682,96 per kilogram, dan usia 25 tahun Rp3.640,74 per kilogram.
Selain menetapkan harga TBS, pemerintah daerah juga mencatat harga CPO sebesar Rp15.402,96 per kilogram dan harga kernel Rp13.303,61 per kilogram. Sementara itu, Indeks K ditetapkan sebesar 93,64 persen.
Pelaku usaha sawit di Kecamatan Rimbo Bujang, Aris Ermanto, menyebut perubahan harga TBS menjadi salah satu hal yang terus diperhatikan petani maupun pelaku usaha perkebunan.
Menurutnya, harga TBS berkaitan langsung dengan penerimaan yang diperoleh dari hasil panen. Karena itu, kualitas buah dan ketepatan dalam proses panen tetap menjadi faktor penting.
“Dengan harga yang ada sekarang, petani tetap perlu menjaga kualitas buah dan mengikuti ketentuan panen agar hasil yang diperoleh bisa maksimal,” ujar Aris saat dihubungi Jambiprima.com, Jumat (25/9/2026).
Ia berharap perkembangan harga komoditas sawit ke depan tetap memberikan manfaat bagi petani sekaligus mendukung keberlangsungan usaha perkebunan di Kabupaten Tebo.***
