Bupati Tebo Letakkan Batu Pertama Gedung KAHMI, Netizen Soroti Infrastruktur

Salah satu foto yang diupload akun Pemerintah Kabupaten Tebo.
TEBO – Bupati Tebo menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Tebo di Jalan Lintas Tebo-Bungo KM 11, Minggu (20/9/2026).
Peletakan batu pertama tersebut menjadi tanda dimulainya pembangunan gedung yang nantinya diharapkan menjadi wadah kegiatan organisasi, silaturahmi, serta berbagai aktivitas yang memberikan manfaat bagi anggota KAHMI dan masyarakat.
Kegiatan tersebut kemudian dipublikasikan melalui akun Facebook Pemerintah Kabupaten Tebo. Dalam unggahan tersebut, Pemkab Tebo menyertakan enam foto kegiatan peletakan batu pertama pembangunan gedung MD KAHMI.
Namun, unggahan tersebut mendapat tanggapan kritis dari salah satu netizen. Akun Facebook bernama Brilian menyoroti sejumlah persoalan infrastruktur di Kabupaten Tebo.
“Ia kamu bangun ajlah Tebo terus. Anggap saja domisilimu ini tak berguna... Trotoar setengah jadi, di mana bundaran di situ persimpangan, jalan berlubang di jalur dua, jalan lintas yang berlubang... anggap aja masyarakat Rimbo Longor, ga pernah sejahtera. Anak tirikan aja terus,” tulis akun tersebut dalam kolom komentar.
Komentar itu menunjukkan adanya sorotan warga terhadap kondisi infrastruktur yang dinilai masih membutuhkan perhatian pemerintah daerah. Sejumlah persoalan yang disebut antara lain trotoar yang belum tuntas serta kondisi jalan berlubang di sejumlah ruas.
![]() |
| Tangkapan layar tanggapan netizen. |
Meski demikian, komentar tersebut merupakan tanggapan pribadi dari akun netizen terhadap unggahan Pemerintah Kabupaten Tebo.
Belum ada keterangan dari Pemkab Tebo mengenai komentar tersebut maupun persoalan infrastruktur yang disampaikan dalam kolom komentar.
Di sisi lain, pembangunan Gedung MD KAHMI diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas organisasi, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang bersentuhan dengan kepentingan masyarakat.
Peletakan batu pertama pembangunan gedung tersebut berlangsung di tengah berbagai harapan masyarakat agar pembangunan di Kabupaten Tebo berjalan beriringan, baik pembangunan fasilitas organisasi maupun peningkatan infrastruktur publik.
Sorotan dari kolom komentar tersebut menjadi bagian dari dinamika komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat di ruang digital. Publik kini menunggu bagaimana pemerintah merespons berbagai persoalan infrastruktur yang masih menjadi perhatian warga.***
