Kabar Tebo

Kabar Tebo

  • Peristiwa
  • Sorot
  • Institusi
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Foto
  • Video
  • Beranda
  • Sorot
  • Tebo

Baru Sehari Dicor Sudah Retak, PUPR Tebo Soroti Dugaan Masalah Mutu Jalan Tuo Ilir

Oleh KabarTeboCom
September 18, 2026


TEBO
– Proyek rigid beton Jalan Poros Desa Tuo Ilir, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, mulai menuai sorotan serius. Beton yang disebut warga baru sehari dicor dilaporkan sudah menunjukkan keretakan.

Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya persoalan dalam pelaksanaan pekerjaan, khususnya terkait mutu beton dan metode pengerjaan. Dugaan itu semakin menguat setelah warga mempertanyakan material yang digunakan serta ukuran besi pada proses pengecoran.

Namun, dugaan tersebut belum dapat disebut sebagai pelanggaran atau kegagalan konstruksi. Kepastian mengenai kualitas pekerjaan harus dibuktikan melalui pemeriksaan teknis dan pengujian laboratorium atau lapangan.

Menanggapi sorotan tersebut, Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tebo, Adrian, menegaskan pihaknya tidak akan mentoleransi pekerjaan yang nantinya terbukti menyimpang dari spesifikasi kontrak.

“Pekerjaan masih berlangsung dan nanti PPTK bersama tim PHO akan turun melihat teknis. Saya tidak akan mentoleransi. Jika menyimpang dari spesifikasi, akan tanggung sendiri risikonya,” kata Adrian, dilansir dari laman Jambiotoritas.com.

Proyek yang dikerjakan CV Anugrah itu memiliki volume 450 meter panjang, lebar 4 meter, dan tebal 20 sentimeter, dengan nilai kontrak sekitar Rp951,5 juta. 

Jalan tersebut menjadi akses utama antardesa sekaligus jalur angkutan sawit yang menurut warga dapat dilalui kendaraan dengan beban hingga 12 ton.

Sorotan terhadap mutu pekerjaan muncul setelah beredar video pengecoran. Dalam video tersebut, warga menduga material campuran beton yang digunakan tidak sesuai dengan yang mereka harapkan, khususnya terkait penggunaan batu split untuk pekerjaan beton mutu f’c 14,5 MPa atau K175. 

Klaim tersebut masih perlu diverifikasi melalui pemeriksaan terhadap material dan dokumen teknis proyek.

Warga juga mempertanyakan pembesian. Mereka sebelumnya meminta penggunaan besi behel berdiameter 10 milimeter, tetapi yang terpasang disebut berdiameter 6 milimeter. 

Jika benar terdapat perbedaan ukuran dengan spesifikasi kontrak, hal itu tentu perlu dijelaskan secara teknis oleh pihak pelaksana dan PUPR.

Adrian mengatakan pembangunan harus mempertimbangkan kemampuan anggaran sekaligus pemerataan pembangunan hingga wilayah perbatasan.

“Saya sudah sampaikan kepada Kades, jika dibuatkan mutu beton yang lebih tinggi, konsekuensinya volumenya hanya lebih pendek,” ujarnya.

Pernyataan tersebut membuat persoalan semakin menarik perhatian karena spesifikasi yang telah ditetapkan dalam kontrak pada dasarnya menjadi acuan pelaksanaan pekerjaan. 

Karena itu, pertanyaan warga bukan hanya mengenai panjang volume jalan, tetapi apakah seluruh material, mutu beton, pembesian, ketebalan, dan metode pelaksanaan telah sesuai dengan dokumen kontrak.

Dinas PUPR memastikan pembayaran tidak akan dilakukan sebelum Provisional Hand Over (PHO) dan pemeriksaan teknis oleh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) bersama tim. 

Pernyataan ini menjadi penting karena kondisi fisik jalan yang dipersoalkan warga dapat menjadi salah satu objek pemeriksaan sebelum pekerjaan dinyatakan memenuhi persyaratan.

Warga sebelumnya meminta agar pembayaran tidak dilakukan terburu-buru dan mendesak dilaksanakan uji Core Drill serta Hammer Test. 

Pengujian tersebut dinilai penting untuk menjawab dugaan mengenai kuat tekan dan kualitas beton secara objektif.***


Artikel ini telah ditayangkan di laman Jambiotoritas.com. 

Tags:
  • Sorot
  • Tebo
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal
Popular
  • Polres Bungo Tangani Penemuan Jenazah Pria 22 Tahun di Kelurahan Cadika

    Oktober 21, 2026
    Polres Bungo Tangani Penemuan Jenazah Pria 22 Tahun di Kelurahan Cadika
  • Beredar Surat Penetapan Tersangka, Oknum Mantan ASN di Tebo Tersandung Dugaan Pengancaman

    Oktober 01, 2026
    Beredar Surat Penetapan Tersangka, Oknum Mantan ASN di Tebo Tersandung Dugaan Pengancaman
  • Bukan Lagi Sekadar Kabut Asap, ISPU Tebo 815, Udara Bedaro Rampak Berstatus Berbahaya

    Oktober 07, 2026
    Bukan Lagi Sekadar Kabut Asap, ISPU Tebo 815, Udara Bedaro Rampak Berstatus Berbahaya
  • Gejolak Bursa Saham Jadi Perhatian, Ini Sejumlah Indikator yang Perlu Dicermati Industri Otomotif

    Oktober 16, 2026
    Gejolak Bursa Saham Jadi Perhatian, Ini Sejumlah Indikator yang Perlu Dicermati Industri Otomotif
  • Gedung Kopdes Merah Putih di Labuhanbatu Terendam Banjir, Dandim Sebut Jadi Atensi Perbaikan

    Oktober 26, 2026
    Gedung Kopdes Merah Putih di Labuhanbatu Terendam Banjir, Dandim Sebut Jadi Atensi Perbaikan
Kabartebo
Legal & Privacy
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
Informasi
  • Redaksi
  • Sitemap
Karir
  • Wartawan
Copyright © 2026 Kabartebo. All rights reserved.
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo