Asap Makin Pekat, Golkar Tebo Minta Warga Tak Ikut Memperburuk Kualitas Udara

Liga Marisa, Ketua Fraksi Partai Golkar Kabupaten Tebo.
Kabartebo.com – Kondisi udara Kabupaten Tebo yang belakangan memburuk menjadi perhatian Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Tebo, Liga Marisa, S.IP.
Di tengah kabut asap yang masih dirasakan masyarakat, Liga mengingatkan warga untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menambah pencemaran udara, terutama pembakaran lahan.
Menurutnya, menjaga kualitas udara dalam kondisi seperti saat ini merupakan tanggung jawab bersama. Masyarakat diminta tidak mengambil tindakan yang justru dapat memperparah kondisi udara.
“Kondisi udara yang sangat tidak sehat ini harus menjadi perhatian kita bersama. Masyarakat kami imbau tidak membakar lahan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan demi menjaga kesehatan serta kualitas udara di Tebo,” kata Liga Marisa.
Imbauan tersebut disampaikan saat masyarakat di sejumlah wilayah Tebo masih mengeluhkan kabut asap. Bau asap tercium cukup kuat, sementara sebagian warga mengaku mengalami mata perih dan ketidaknyamanan saat beraktivitas di luar rumah.
Kondisi kualitas udara juga menjadi perhatian. Berdasarkan pantauan IQAir pada Senin (7/9/2026) pukul 10.00 WIB, wilayah dekat Kabupaten Tebo, Muara Tebo, tercatat memiliki AQI⁺ US 231 atau berada dalam kategori “Sangat Tidak Sehat”. Konsentrasi polutan utama PM2.5 tercatat 156,1 µg/m³.
Data tersebut merupakan hasil pemantauan IQAir dan bukan penetapan resmi pemerintah. Namun, kondisi itu menjadi peringatan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan polusi udara.
Liga menilai masyarakat dapat mengambil langkah sederhana untuk membantu mencegah kondisi semakin buruk, salah satunya dengan tidak melakukan pembakaran lahan.
Selain itu, warga yang tidak memiliki keperluan mendesak juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika kabut asap sedang pekat.
“Jangan sampai aktivitas kita justru memperparah kondisi udara yang sudah tidak sehat. Mari sama-sama menjaga lingkungan dan kesehatan,” ujarnya.***