AQI Tembus 218, Pagi Ini Udara di Tebo Jambi Kategori Sangat Tidak Sehat

Tangkapan layar pantauan kualitas udara di wilayah Kabupaten Tebo Provinsi Jambi. (IQAir.com)
Kabartebo.com – Kondisi udara di sekitar Kabupaten Tebo kembali mengkhawatirkan. Pemantauan kualitas udara di kawasan Muara Tebo pada Senin (7/9/2026) pukul 07.00 WIB menunjukkan AQI⁺ US mencapai 218, yang berada dalam kategori sangat tidak sehat.
Data pemantauan menunjukkan PM2.5 menjadi polutan utama dengan konsentrasi mencapai 142,4 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Selain itu, PM10 tercatat 201 µg/m³.
Konsentrasi polutan lainnya yang terpantau yakni NO₂ sebesar 31 µg/m³, SO₂ 2 µg/m³, dan karbon monoksida (CO) mencapai 1.150,1 µg/m³.
Tingginya angka partikulat halus menjadi perhatian karena PM2.5 berukuran sangat kecil sehingga dapat masuk jauh ke dalam sistem pernapasan. Paparan polusi udara, terutama partikulat halus, diketahui dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan.
Dalam data pemantauan tersebut disebutkan bahwa konsentrasi PM2.5 saat ini mencapai 28,5 kali nilai panduan tahunan WHO.
AQI 218 bukan sekadar angka pada layar pemantauan. Bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, tingginya konsentrasi partikulat menunjukkan bahwa kondisi udara pagi itu perlu menjadi perhatian.
Terlebih, kondisi kualitas udara buruk di Tebo terjadi ketika persoalan kabut asap dan karhutla masih menjadi perhatian dalam beberapa waktu terakhir.
Namun, angka AQI tersebut tidak serta-merta dapat dijadikan bukti bahwa seluruh polusi berasal dari karhutla tertentu. Untuk memastikan sumber pencemaran, tetap diperlukan data dan verifikasi dari instansi berwenang.
Dalam kondisi kualitas udara sangat tidak sehat, masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta warga dengan gangguan pernapasan, perlu meningkatkan kewaspadaan dan mempertimbangkan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan.
Penggunaan masker yang mampu menyaring partikulat juga dapat menjadi salah satu langkah perlindungan ketika harus beraktivitas di luar rumah.
Data AQI dan konsentrasi polutan dalam laporan ini merupakan hasil pemantauan kualitas udara yang tercatat di kawasan dekat Kabupaten Tebo, Muara Tebo, pada pukul 07.00 WIB, Senin 7 September 2026.
Sumber data pemantauan: IQAir.