AQI Tebo Tembus 245, PM2.5 Meledak 169,7 µg/m³: Warga Dihantui Udara Sangat Tidak Sehat
Kabupaten Tebo tampak masih diselimuti kabut asap yang berdampak pada kualitas udara.
TEBO — Udara di Kabupaten Tebo, Jambi, Jumat (11/9/2026) pagi, kembali menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan. Indeks kualitas udara (AQI⁺ US) di sekitar Muara Tebo menembus 245, masuk kategori sangat tidak sehat.
Data pemantauan kualitas udara pada pukul 09.00 WIB mencatat konsentrasi PM2.5 mencapai 169,7 µg/m³. Angka ini menunjukkan tingginya paparan partikel halus di udara yang menjadi polutan utama.
Bukan hanya PM2.5. Konsentrasi PM10 juga mencapai 232 µg/m³, sementara NO₂ tercatat 24 µg/m³, SO₂ sebesar 2 µg/m³ dan karbon monoksida (CO) mencapai 863,2 µg/m³.
Yang lebih mengkhawatirkan, data pemantauan tersebut menyebut konsentrasi PM2.5 saat ini mencapai 33,9 kali nilai panduan tahunan PM2.5 WHO.
AQI 245, Udara Tebo Bukan Lagi Sekadar Berkabut
Angka AQI 245 menempatkan kualitas udara Tebo dalam kategori sangat tidak sehat.
Kondisi ini membuat persoalan kabut asap di Tebo bukan lagi sekadar soal jarak pandang atau udara yang terasa pengap. Tingginya konsentrasi partikulat menunjukkan adanya beban polusi udara yang perlu menjadi perhatian serius.
Terlebih, kondisi ini terjadi di tengah persoalan kebakaran hutan dan lahan yang dalam beberapa hari terakhir masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah Kabupaten Tebo.
Anak-anak hingga Kelompok Rentan Jadi Perhatian
Dengan kondisi udara yang masuk kategori sangat tidak sehat, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama anak-anak, lansia, serta warga yang sensitif terhadap paparan polusi udara.
Aktivitas di luar ruangan sebaiknya dikurangi ketika kualitas udara memburuk. Penggunaan masker yang sesuai dan upaya mengurangi paparan udara luar juga menjadi langkah perlindungan yang dapat dipertimbangkan masyarakat.
Pemerintah dan pihak terkait pun dituntut tidak hanya memantau angka AQI, tetapi memastikan informasi kualitas udara sampai kepada masyarakat secara cepat dan mudah dipahami.
Sebab, angka 245 bukan sekadar angka di layar.
Di balik angka tersebut ada warga yang tetap harus bekerja, anak-anak yang harus bersekolah, pedagang yang mencari nafkah, dan keluarga yang setiap hari menghirup udara yang sama.***
Tebo sedang tidak baik-baik saja. Dan data kualitas udara pagi ini kembali mengingatkan bahwa persoalan kabut asap belum selesai.