AQI 203, Kualitas Udara Tebo Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat Malam Ini

Tangkapan layar pemantauan kualitas udara di Kabupaten Tebo.
Kabartebo.com — Kualitas udara di sekitar Kabupaten Tebo, Muara Tebo, kembali menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data pemantauan pada Minggu (6/9/2026) pukul 22.00 WIB, indeks kualitas udara atau AQI⁺ mencapai 203, yang masuk kategori “Sangat Tidak Sehat.”
Data pemantauan tersebut menunjukkan PM2.5 menjadi polutan utama dengan konsentrasi mencapai 127,9 µg/m³.
Selain PM2.5, konsentrasi sejumlah polutan lainnya juga tercatat cukup tinggi. PM10 berada di angka 184 µg/m³, sementara nitrogen dioksida (NO₂) tercatat 30 µg/m³.
Adapun sulfur dioksida (SO₂) berada pada angka 2 µg/m³, sedangkan karbon monoksida (CO) tercatat 833,8 µg/m³.

Tangkapan layar pemantauan kualitas udara di wilayah Kabupaten Tebo.
PM2.5 Jadi Perhatian Utama
Tingginya angka PM2.5 menjadi perhatian karena partikel berukuran sangat kecil tersebut dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan.
Kondisi udara dengan AQI 203 menunjukkan bahwa paparan udara luar ruangan perlu diwaspadai. Masyarakat, khususnya kelompok rentan, disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara memburuk.
Kondisi ini juga menjadi perhatian di tengah kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Tebo, yang diduga berkaitan dengan aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Data tersebut merupakan hasil pemantauan kualitas udara pada waktu tertentu, sehingga kondisi dapat berubah mengikuti arah angin, cuaca, aktivitas pembakaran, serta sumber polusi lainnya.***