243 CJH Tebo Masuk Kuota Haji 2027, 43 Orang Mengundurkan Diri
![]() |
| Kakan Kemenhaj Kabupaten Tebo, Darmawi. (Foto: David/Jambiotoritas.com) |
TEBO — Sebanyak 243 calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Tebo mendapat kuota keberangkatan ibadah haji tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi. Namun, dari jumlah tersebut, sekitar 43 CJH menyatakan mengundurkan diri karena berbagai alasan.
Kepala Kantor Kemenhaj dan Umroh Kabupaten Tebo, Darmawi, mengatakan alasan pengunduran diri cukup beragam. Mulai dari persoalan ekonomi, belum memenuhi batas usia untuk keberangkatan, hingga kondisi kesehatan.
“Ada yang terkendala ekonomi, ada yang belum genap berusia 18 tahun untuk keberangkatan pertama dan kedua, serta ada juga yang sakit,” ujar Darmawi, Kamis (10/9/2026).
Menurut Darmawi, biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) untuk keberangkatan tahun 2027 juga mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun ini terdapat selisih penurunan untuk biaya perjalanan ibadah haji. Dibanding tahun 2025, lebih murah daripada tahun 2026,” katanya.
CJH Mulai Dibekali Pra-Manasik
Persiapan keberangkatan CJH Tebo mulai dilakukan. Kantor Kemenhaj dan Umroh Kabupaten Tebo sebelumnya telah menggelar kegiatan pra-manasik sebagai tahap awal pembekalan jamaah.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 peserta. Pesertanya tidak hanya berasal dari CJH yang masuk kuota keberangkatan 2027, tetapi juga jamaah dari porsi penggabungan mahram dan porsi pelimpahan.
Pra-manasik tersebut turut dihadiri perwakilan Kanwil Kemenhaj dan Umroh Provinsi Jambi, yakni Kabid Bina Haji, dan dilaksanakan selama satu hari.
Setelah tahapan pra-manasik, CJH Tebo akan mengikuti manasik tingkat kecamatan dan kabupaten.
Pelaksanaannya akan dibagi menjadi dua zona, yakni zona 1 dan zona 2. Pembagian tersebut dilakukan untuk mempermudah akses jamaah, terutama mereka yang tinggal cukup jauh dari lokasi kegiatan.
“Setelah ini kita akan melaksanakan manasik tingkat kecamatan dan kabupaten yang terbagi dalam dua zona, yaitu zona 1 dan 2, untuk menampung aspirasi jamaah yang tinggalnya lebih jauh,” jelas Darmawi.
Selain mengikuti manasik yang difasilitasi pemerintah, jamaah juga akan mendapatkan bimbingan secara mandiri melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) Almabrur Kabupaten Tebo.
Darmawi mengatakan seluruh CJH Tebo yang masuk dalam kuota final nantinya akan bergabung dalam KBIHU Almabrur.
“Jadi semua CJH Tebo yang jumlahnya, insyaallah nanti ditambah kuota fix 243 orang, akan bergabung dalam satu KBIHU Almabrur,” pungkasnya.
Dengan kuota tersebut, persiapan CJH Tebo menuju Tanah Suci kini mulai memasuki tahapan pembekalan. Sementara itu, penetapan akhir jamaah yang berangkat akan mengikuti kuota final yang telah ditetapkan.***
Sumber: Jambiprima.com
